Buku karya Takashi Shiraishi ini mengupas kemunculan pergerakan rakyat Indonesia selama awal hingga perempat abad ke-20. Aksi-aksi pergerakan yang terekspresikan melalui penerbitan surat kabar, karya sastra, pembentukan perkumpulan, rapat-rapat umum, dan demonstrasi menandai momen saat orang Indonesia mulai memandang dunia mereka secara baru. Politik Indonesia modern sekaligus cikal bakal nasio…
Buku karya Benedict Anderson ini menganalisis secara intensif dan rinci asal mula revolusi Indonesia, dan dengan itu mengungkapkan ciri-ciri penting yang tidak begitu tampak dalam uraian mengenai revolusi-revolusi modern lainnya. Ia memperlihatkan betapa pola sosial-politik revolusi Indonesia itu menyimpang dari pola-pola sosial-politik revolusi modern lainnya, dan bahwa pecahnya revolusi Indo…
Dalam narasi sejarah yang populer di Indonesia, Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 lebih sering dipandang semata-mata sebagai kisah sukses Indonesia dalam menggelar sebuah konferensi tingkat dunia. Latar belakang yang kompleks dan perdebatan-perdebatan keras yang berlangsung antar pesertanya justru jarang ditampilkan. Buku ini bermaksud melihat KAA 1955 secara lebih kritis dan komprehensif de…
Pada 1958, Sukarno menyatakan tegas penolakannya terhadap senjata nuklir: “Tjara agar kita tidak mengalami peperangan dunia peperangan atom ialah semua sendjata atom dilemparkan ke dalam laut dan djangan membuat sendjata atom lagi!” Namun memasuki 1965, pandangan Sukarno berubah drastis. Proyek riset nuklir di Indonesia yang awalnya digunakan untuk tujuan-tujuan non-militer kini tampak diarah…
Di wilayah selatan Spanyol, 100 kilometer dari Sevilla, terletak kota kecil Marinaleda, yang selama 40 tahun terakhir telah berjuang tanpa kenal lelah membangun sebuah utopia. Sejak akhir 1970-an warga melancarkan gerakan protes dan pendudukan lahan milik para aristokrat kaya, dan menjadikannya landasan bagi cara hidup koperasi dan perekonomian berkelanjutan di kota itu. Lahan tani dan pabrik p…
Pada awal berdirinya Orde Baru, musuh besar penguasa ternyata bukan hanya komunisme, melainkan juga… rambut gondrong! Persoalan yang sepertinya sepele ini ternyata menyita perhatian khusus penguasa. Petinggi militer mengeluarkan radiogram pelarangan rambut gondrong, bahkan Pangkopkamtib bicara mengenainya di TVRI. Instansi publik menolak melayani orang-orang berambut gondrong. Pelajar, mahas…
Keberadaan perkebunan besar didukung dengan klaim bahwa ia bisa mendatangkan kemajuan dan kemakmuran bagi masyarakat sekitar, bahwa ia efisien dan paling mampu mengolah tanaman komoditas yang tidak bisa dilakukan oleh petani desa. Namun benarkah demikian? Mengkaji struktur dan tata kelola dua perkebunan sawit di Kalimantan Barat —satu milik negara dan satu swasta—Tania Li dan Pujo Semedi men…
Novel Pulang adalah kisah dua generasi—Dimas Suryo dan putrinya, Lintang Utara—yang bersama-sama menetap di Paris, Prancis. Seperti ribuan warga Indonesia lain yang terjebak di berbagai negara dengan status stateless, keluarga Dimas Suryo tak pernah bisa pulang ke Indonesia karena paspor mereka dicabut dan kehidupan mereka terancam. Pada tahun 1998, Lintang Utara akhirnya berhasil menyentuh tan…
The Mentor, 9 Purnama di Sisi SBY bukan sekadar kisah pertemuan Merry Riana dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Ini adalah perjalanan batin yang penuh nilai, keteguhan, dan cinta. Dari Pacitan hingga Stanford, dari keheningan hingga sorak kemenangan, setiap purnama mengajarkan arti kepemimpinan sejati. Buku ini bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk direnungkan—sebuah warisan hid…
Datang sebagai juri pengganti untuk Festival Film International Pyongyang ke-8 pada tahun 2002, ternyata bukanlah film-film peserta festival itu yang menarik perhatian penulis buku ini, melainkan Kota Pyongyang itu itu sendiri, sebagai ibukota Republik Rakyat Demokratik Korea, negeri komunis ortodoks yang masih tersisa di muka bumi, yang lebih dikenal sebagai Korea Utara. Kota dan berbag…