“Tidak ada kalimat yang sempurna. Sama seperti tidak ada keputusasaan yang sempurna.”rnrnKalimat pembuka Dengarlah Nyanyian Angin (1979), novel pertama Haruki Murakami ini, seolah menjadi peringatan/permintaan maaf/alasan bahwa karya debutan ini belumlah sempurna. Cara penulisannya mirip autobiografi, atau surat pribadi yang panjang berisikan pengakuan pada orang tak dikenal. Sebenarnya tak ada…
Copeeeetttt! tiba-tiba Ridwan mendengar teriakan seorang Ibu. Pencopetnya berlari kencang sekali. Ridwan menjadi gemas. Ia memacu sepedanya kencang-kencang. Tinggal 4 meter lagi jaraknya. Ridwan ingin menabrak copet itu dari samping. Tinggal satu meter ...",",Benny Rhamdani
Buku ini memuat kisah, anekdot, dan syair tentang kehidupan para Muslimah dari Dunia Islam klasik, yang berkenaan dengan pernikahan, kehidupan keluarga,