Mengapa tim sepakbola beranggotakan sebelas pemain? Siapa penyusun aturannya? Sejak kapan ada wasit? Dan sejak kapan wasit memakai peluit? Siapa penemu adu penalti? Samakah dengan penemu kartu merah? Siapa wasit yang mengartu merah dirinya sendiri? Cerita-cerita menarik dan jarang diketahui dari sejarah panjang sepakbola, dikumpulkan melalui riset cermat penulis olahraga kenamaan Argentina, L…
Sebuah kampung rampok yang makin lama makin menyeramkan bahkan bagi para rampok penghuninya sendiri. Sebuah desa yang sumber airnya dikuras perusahaan air kemasan, dan kini mengharapkan kedatangan seorang pahlawan dengan jejak air. Sebuah dendam dan sebuah permintaan maaf yang menghantui generasi. Kapak batu yang ternyata tidak dibuat dengan kesungguhan dan batu terbaik. Para pencerita yang ter…
Kisah-kisah di buku ini memperlihatkan kepada kita bagaimana kuasa bekerja dan bagaimana kekerasan dan kuasa dengan K besar bisa menjangkau sudut-sudut kehidupan paling pribadi. Pembaca bisa melihatnya bercerita tentang penjajahan, perang, kekerasan seksual, adat dan norma sosial, tapi ia juga bisa dibaca sebagai orang-orang menjalani kesehariannya, memiliki cinta dan mimpi, bersiasat dengan ha…
Di kota Aleppo, dari balkon apartemen mereka yang berseberangan, Noha dan Shirine saling memandang dan mencoba mereka-reka kehidupan satu sama lain, sambil tenggelam dalam kenangan dan kesedihan masing-masing. Kedua perempuan ini, dalam perangnya sendiri-sendiri, pernah percaya pada kebebasan dan janji pembebasan. Mereka kelak bertemu dalam hubungan unik yang ditautkan oleh solidaritas dan hara…
21 Juni 1970. Final Piala Dunia 1970. Brasil lawan Italia. Seorang pemuda dilepaskan ke jalanan begitu saja dari sebuah mobil. Lebih dari seminggu sebelumnya dia diculik oleh aparat rezim militer, disekap dan disiksa atas tuduhan subversif. Pemuda itu—seorang pegawai bank biasa—tahu bahwa negerinya berada di bawah kediktatoran militer, tetapi tak pernah menggubrisnya atau menganggapnya masalah.…
Buku tipis ini diterbitkan untuk memperingati 150 tahun kelahiran Alexandra Kollontai, seorang revolusioner Rusia, perempuan pertama di dunia yang ikut membentuk bagian pemerintahan sejak terciptanya negara-negara modern, juga seorang teoretikus Marxis yang mengulas perihal cinta dan hubungan seksual. Memadukan komitmen aktivisme dan kerja teoretis, Kollontai adalah sosok yang kompleks. N…
Indonesia bisa dibilang sebagai negara yang masih berada dalam masa transisi, bahkan kini, dua puluh tahun lebih sejak peralihan dari era otoriter ke demokrasi, dan dari masa krisis ekonomi menuju era pertumbuhan. Faktor-faktor apa yang bisa menjelaskan arah dan jalur peralihan ini? Tantangan apa yang dihadapi negara dengan 270 juta penduduk ini saat kualitas demokrasi terlihat semakin menurun …
“Membaca buku ini membawa pembaca berkelana dari ruang filsafat, teori, sejarah, ke isi dari sebuah kata ‘republik’, yang tergambar jelas dari sistematika buku. Tak lupa, penulis melengkapinya dengan konteks Indonesia dan beragam isu kontemporer yang menyertai. Secara khusus, analisis tentang kewarganegaraan memperlihatkan ‘isi’ Republik Indonesia yang sangat dipengaruhi oleh pembagian penduduk…
Roanne van Voorst, seorang antropolog yang meneliti tentang respons manusia terhadap banjir, memutuskan mengikuti anak muda itu dan tiba di salah satu kampung kumuh termiskin di Jakarta. Dia menetap di sana lebih dari setahun, di sebuah rumah dari papan dan asbes. Semakin lama dia semakin mengenal tetangganya dan keadaan hidup mereka: kemelaratan luar biasa, ancaman penggusuran karena pemukiman…
Ida Fitri membangun dunia fiksinya berlandaskan latar Aceh yang kental—baik sejarah, mitos-mitosnya, maupun kehidupan masyarakat- nya dulu dan kini. Yang-khayali pun berbaur dengan yang-faktual, yang-historis dengan yang-imajinatif, yang-profan dengan yang-religius, menguak aneka segi kehidupan yang dijalani oleh tokoh-tokohnya— segi-segi yang dipenuhi dengan warisan kekerasan militerisme, kemu…